Diduga ada PETI di Moutong Memakan Korban Jiwa, Benarkah Kapolres Parimo Belum Tahu?

banner 468x60

gNews.co.id – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menelan korban jiwa.

Sepertinya, PETI memang membahayakan bagi masyarakat lantaran tidak diikuti dengan metode penambangan yang baik dan benar.

Insiden PETI memakan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).

Informasi yang dihimpun mengungkapkan pada Sabtu (11/2/202) sekira pukul 10. 30 waktu setempat terjadi longsor yang diduga di lokasi PETI.

Lokasi PETI yang dimaksud di Nasalena Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parimo.

Insiden itu kemudian mengakibatkan seorang perempuan bernama Tasiana (60) warga asal Dusun IV, Desa Tirta Nagaya, Kecamatan Lambunu Parimo.

Sumber yang tak ingin disebut namanya, mengungkapkan, Tasiana meninggal dunia diduga lantaran tertimbun longsoran di lokasi PETi.

Menanggapi hal ini, Kapolres Parimo, AKBP Yudi membenarkan adanya korban jiwa atas kejadian tersebut pada hari Sabtu pekan lalu.

Di mana telah terjadi tanah longsor di lokasi tambang PETI Nasalane Desa Lobu Kecamatan Moutong.

Baca: Beres! 1 Unit Excavator Tersisa dari PETI Sungai Bodi Sudah Diangkut

Komentar