Kantah Poso Launching Inovasi PERKASA

banner 468x60

gNews.co.id – Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Poso, belum lama ini melakukan terebosan baru dengan melaunching inovasi Pelayanan Pertanahan Kakan di Desa (PERKASA).

Inovasi PERKASA yang dilakukan Kantah Poso itu, untuk memberikan segala kemudahan bagi masyarakat dalam hal kepengurusan sertifikat tanah.Kepala Kantah Poso, Adolf S.Puahadi menuturkan, hal ini bagian dari pelaksanaan reformasi birokrasi pelayanan pertanahan untuk masyrakat.

Ada tiga hal yang melatarbelakangi inovasi ini. Yaitu, konflik sosial yang pernah terjadi di Poso 20 tahun silam, adanya DPO teroris dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Sehingga dari beberapa hal itu muncul ide kami untuk bisa memberikan edukasi serta pelayanan secara langsung kepada masyarakat, yang selama ini sama sekali tidak mengetahui persoalan agraria atau pertanahan,” ungkap Adolf saat ditemui gNews.co.id, Senin (2/1/2022).

Adapun tujuan dari inovasi ini kata Adolf, untuk meningkatkan kualitas data pertanahan, melakukan cek plotting terhadap sertifikat agar terpetakan secara digital dalam sistim KKP, mengajak masyarakat untuk memasang dan memelihara patok batas bidang tanah serta memberikan informasi jenis layanan Kantah Poso.

Menurutnya, kegiatan nantinya akan dilaksanakan secara berkala di 19 kecamatan terdiri dari 142 desa dan kelurahan yang ada di Poso.

Sehingga ke depan, harap Adolf, semua bidang tanah yang ada di Kabupten Poso sudah terpetakan secara digital. Dan yang memenuhi syarat akan segera di terbitkan sertifikatnya.

“Kantah Poso akan selalu memberikan pelayan terhadap masyarakat secara konsisten, bijaksana, intelektual, jujur dalam melayani, profesional dan terpercaya untuk menuju kantor pertanahan yang berstandar dunia,” imbuhnya.

Diketahui, launhcing inovasi PERKASA dilakukan di Desa Padalembara Kecamatan Poso Pesisir Selatan (PPS), yang dihadiri langsung oleh Camat PPS para kepala desa, Sekdes, Ketua BPD dan masyarakat sekitar.

Komentar