PETI Sungai Tabong Dibuka, Diduga ada Kades dan Tokoh yang Beking

banner 468x60

gNews.co.id – Meskipun sudah pernah ditertibkan aparat kepolisian, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Sungai Tabong diduga kembali dibuka.

Rumor mencuat, dibukanya kembali lokasi PETI Sungai Tabong gegara adanya dorongan sejumlah pihak berpengaruh.

Pihak yang dimaksud diduga mulai dari aparat Desa Kokobuka, Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol hingga sejumlah tokoh.

Kepala Desa (Kades) Janja, Mihra yang dikonfirmasi Tim Media pada Kamis (19/1/2023), mengaku ditemui Kades Kokobuka dan Tokoh Adat di kediamannya.

Kedatangan mereka sekira dua pekan lalu untuk memberitahu ada alat berat jenis excavator melinta sungai di Desa Janja, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

“Kira-kira sekitar dua minggu lalu kepala Desa Kokobuka dengan Tokoh adatnya singgah di rumah, cuma datang sampaikan ada alat berat excavator mau lewat di sungai Janja menuju ke sungai Tabong,” ungkapnya.

Mihra menuturkan, selama ada aktifitas PETI di Sungai Tabong, alat berat biasanya melewati sungai di desanya.

Selain melintas di sungai Janja, ada juga yang melintas ke Salasu Pande di Jalan HPH Pitu Lempah.

Kemudian katanya, selain excavator, suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) kadang melintas di sungai Janja dengan menggunakan perahu masyrakat, tapi yang lebih seringa melintas di jalan HPH Pitu Lempa.

“Kalau alat berat yang menuju Sungai Tabong rata-rata lewat sungai Janja, tapi kalau suplai BBM sering lewat jalan HPH Pitu Lempa,” ujar Mihra.

Baca: Polda Belum Tahu ada PETI di Sungai Tabong? Kabid Humas: Kalau Memang ada Tambang Ilegal, Polda Sulteng akan Menertibkan

Komentar