PT SMS Bukan untuk Tembaga, Gubernur: Yang di Oyom Sana Emas, Jadi Jangan Dicampur Baurkan

banner 468x60

gNews.co.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura menegaskan PT Sulteng Mineral Sejahtera (SMS) hanya untuk pertambangan emas.

Hal itu diungkapkan Gubernur Rusdy Mastura saat mengunjungi Smelter PT Wanhong Nonferrous Recycling Utilization di KEK Palu di Pantoloan, Jumat (6/1/2023).

Pada kesempatan itu, Gubernur Cudy sapaan Rusdy Mastura menekan PT SMS tidak direkomendasikan untuk urusan koperasi tembaga.

Baca: Smelter Tembaga di KEK Palu! 2 Tungku Serap Tenaga Kerja 210 Orang dan Butuh 3000 Ton Material Sekali Operasi

PT SMS kata dia, hanya sebagai bapak angkat di sejumlah koperasi tambang emas di Desa Oyom Kabupaten Tolitoli.

“Yang di Oyom sana emas, jadi jangan dicampur baurkan antara tembaga dengan emas,” jelas Gubernur Cudy.

Emas di Desa Oyom, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli lanjut dia dikelola koperasi warga setempat.

PT SMS sebagai bapak angkat atau pihak mendanai koperasi di desa tersebut sesuai dengan data yang ada.

“Di sana itu banyak pembeli-pembeli emas. Ah, ini yang bikin rusak, pembeli-pembeli yang kecil-kecil,” katanya.

Mereka itu ujar Cudy, membeli emas tidak mau tersistem. Ia menuding bahwa pembeli emas kecil itu hanya ingin cara-cara liar.

Baca: Smelter Tembaga di KEK Palu Segera Beroperasi

Komentar