Tato pada Payudara, Amankah untuk Kesehatan?

banner 468x60

gNews.co.id – Tato bisa menjadi sarana ekspresi dan seni, termasuk tato di payudara. Namun, tahukah kamu ada bahaya tato payudara yang mengintai?

Beberapa orang kerap membuat tato sebagai simbol yang bermakna pribadi ataupun ekspresi seni. Bahkan, ada yang sampai “ketagihan” ditato hingga punya banyak di tubuhnya.

Umumnya bagian tubuh yang ditato antara lain lengan, punggung, dan leher belakang. Selain itu, tato pada payudara juga kerap dibuat beberapa orang.

Namun, amankah tato di payudara? Nah, sebaiknya kamu harus tahu sejumlah bahaya tato di payudara berikut ini:

1. Menimbulkan Infeksi Sistemik

Bahaya tato pada payudara adalah terkena penyakit infeksi serius. Hal ini bisa terjadi kalau fasilitas tato tidak menjamin kualitas dan kebersihan pembuatan tato.

Apabila alat-alat yang digunakan tidak steril dan mengandung darah yang terinfeksi sebelumnya, bakteri atau virus dapat masuk ke tubuh dan menyebabkan infeksi.

Infeksi yang ditularkan melalui darah bermacam-macam, mulai dari tetanus, hepatitis B, hepatitis C, hingga infeksi HIV.

2. Infeksi Kulit

Pengerjaan tato yang tidak bersih juga berpotensi menyebabkan infeksi pada kulit tempat tato tersebut dibuat. Kulit bisa kemerahan, bahkan pembengkakan bisa terjadi pada keadaan yang lebih berat.

3. Memicu Alergi

Selain infeksi, tato di payudara juga dapat memicu alergi terhadap tinta tato yang digunakan.

Alergi bisa memunculkan gejala berupa gatal-gatal, kemerahan, bengkak, nyeri, bahkan dapat menunjukkan gejala alergi hebat seperti sesak napas, kebingungan, hingga hilang kesadaran.

Gejala alergi hebat atau dikenal dengan nama syok anafilaksis dapat sangat berbahaya, bahkan bisa berujung kematian.

Komentar