Waspada FOMO! Gangguan Jiwa Akibat Media Sosial

banner 468x60

gNews.co.id – Sering menggunakan Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, dan sejenisnya? Memang tidak dimungkiri, media sosial sering membuat penggunanya kecanduan. Bahkan, pada kasus-kasus tertentu, seseorang bisa sangat takut dan cemas bila tidak terhubung dengan akunnya walau hanya beberapa menit!.,

Jika hal itu sampai terjadi, maka waspadalah! Mungkin, secara tidak sadar kamu sudah terkena sebuah gangguan yang disebut FOMO (Fear of Missing Out).

Apa Itu FOMO?

Secara bahasa, arti dari Fear of Missing Out adalah takut ketinggalan. FOMO adalah sebuah perasaan cemas atau takut yang timbul di dalam diri seseorang akibat ketinggalan berita, tren, atau hype.

Rasa takut ketinggalan ini mengacu pada persepsi bahwa orang lain lebih bersenang-senang dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Akibatnya, kamu bisa memiliki rasa iri yang mendalam, bahkan kepercayaan diri ikut terpengaruh. Penyebab FOMO sering kali didahului dengan melihat media sosial orang lain.

FOMO tidak hanya melibatkan perasaan bahwa orang lain memiliki hal-hal yang lebih baik, tetapi juga perasaan kehilangan akan sesuatu yang dirasa penting.

Perasaan ini dapat berlaku bagi siapa saja. Lalu, bisa membuat kamu selalu merasa tidak berdaya karena merasa telah melewatkan sesuatu yang besar.

Penyebab dan Gejala Gangguan FOMO

Sebenarnya FOMO sudah ada sejak berabad-abad lalu. Namun, ketika media sosial muncul, gangguan ini mulai terlihat dan lebih banyak diteliti.

Memang, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menjadi penyebab FOMO. Media sosial mempercepat fenomena FOMO dalam berbagai cara.

Pasalnya, media sosial menyediakan ruang untuk dapat ‘membandingkan’ kehidupanmu dengan kehidupan orang lain yang terlihat ‘luar biasa’.

Sebagai catatan, membanding-bandingkan kehidupan yang terlihat di media sosial adalah salah satu gejala FOMO. Kamu merasa kehidupan pribadimu lebih buruk dibandingkan kehidupan teman-teman yang terlihat di media sosial.

Komentar