gNews.co.id – Nama Abdul Rachman Thaha alias ART, salah satu sosok dekat Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, ramai disebut-sebut akan menduduki posisi strategis.
Dia digadang akan menjabat dalam pemerintahan Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido.
Namun, ART menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ambisi untuk mengisi jabatan tertentu.
Sebagai Anggota DPD RI periode 2019-2024 dan kader Partai Demokrat Sulteng, ART mengaku telah menerima banyak pertanyaan dari rekan-rekannya terkait kemungkinan dirinya memegang peran penting dalam pemerintahan Anwar-Reny.
Namun, pria kelahiran Palu, 17 September 1979 ini menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mendukung suksesnya kepemimpinan Anwar dan Reny dalam membangun Sulteng.
“Alhamdulillah kalau nama saya sudah disebut-sebut untuk ikut membantu pemerintahan Anwar Hafid lima tahun ke depan. Tapi, saya tidak akan mengincar posisi atau jabatan apapun, baik itu staf khusus, tenaga ahli, atau bentuk lainnya,” ujar ART saat dihubungi di Palu, Selasa (4/3/2025).
ART menjelaskan bahwa komitmennya untuk membantu pemerintahan Anwar-Reny telah ia pegang sejak awal. Baginya, tujuan utama bukanlah jabatan, tetapi kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan Sulteng.
“Kalau saya berminat, bisa saja. Tapi tujuan saya bukan sekadar jabatan atau posisi. Saya tetap berada di lingkaran Anwar-Reny, untuk sukses keduanya membangun daerah ini lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Sebagai adik dari Gubernur Anwar Hafid, ART merasa sudah cukup dengan posisinya saat ini. Ia menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal pemerintahan Anwar-Reny dengan penuh amanah dan dedikasi.
“Saya sudah merasa cukup menjadi adiknya seorang Anwar Hafid. Saya akan mengawal pemerintahannya di periode pertama ini. Selalu amanah, menjadi pelayan bagi rakyat Sulteng tercinta,” katanya.








Komentar