Usai membuka acara, Wagub didampingi sejumlah pihak meninjau langsung proses skrining di lokasi. Dua ruang kelas, yakni kelas 1 Abu Bakar dan Umar, telah disulap menjadi pos pemeriksaan lengkap dengan peralatan Elektrokardiografi (EKG) dan Ekokardiografi (Echo Jantung) untuk memeriksa para siswa.
Turut hadir dalam acara ini Ketua PERKI Sulawesi Tengah, Kepala Sekolah SDIT Bina Insan Palu, perwakilan Direktur RS Anutapura Palu, serta tim bantuan medis Arteri dari Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat (Unisa).
Kolaborasi ini menunjukkan komitmen multi-pihak dalam upaya penanggulangan penyakit jantung bawaan di provinsi tersebut.
Baca: Wagub Sulteng Apresiasi Silaturahmi dan Kontribusi Alumni dalam Dies Natalis Fapetkan Untad









Komentar