Dua Hari Uji Publik Potensi Kelapa DPMPTSP Banggai Mantapkan Strategi Arah Investasi Perkebunan

gNews.co.id – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kembali mengambil langkah strategis untuk memperkuat sektor perkebunan daerah.

Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Uji Publik Dokumen Potensi Unggulan dan Peluang Investasi Sektor Perkebunan Kelapa Dalam.

Yang digelar selama dua hari di Hotel Swiss-Belinn Luwuk pada Senin,8 dan berakhir pada selasa,9 Desember 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri para camat, pelaku usaha, UMKM dari berbagai kecamatan, unsur Forkopimda, perwakilan OPD, tokoh masyarakat, hingga lima orang tim ahli dari berbagai disiplin ilmu.

Hadir pula Kabid Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Cipta Antar Nusa, S.Hut, serta tim ahli dari Universitas Tadulako (Untad) Palu selaku penyusun naskah akademik dan para camat perwakilan dari pelaku usaha dan UKM serta toko masyarakat.

Mewakili Bupati Banggai, Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pengembangan Kawasan Wilayah, Amin Jumail, menutup kegiatan ini yang juga di dampingi bersama Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Banggai, serta para narasumber dari Untad Palu

Dalam sambutan Bupati Banggai yang dibacakan oleh Staf Khusus Bupati Bidang Penataan Wilayah, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh kegiatan uji publik ini.

“Uji publik ini sangat penting untuk memberikan dorongan nyata kepada petani dan pelaku usaha agar mampu meningkatkan produktivitas kelapa dalam sebagai komoditas unggulan daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya memaparkan potensi sektor kelapa dalam, tetapi juga menghadirkan sesi diskusi terbuka antara peserta dan para tim ahli.

Melalui dialog ini, peserta dapat menggali peluang dan tantangan faktual di lapangan, sehingga penyusunan dokumen investasi dapat lebih komprehensif dan berorientasi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perizinan, Drs. Yunus Lemba Kurapa, menegaskan bahwa kegiatan uji publik ini juga bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada petani, pelaku usaha, dan UMKM mengenai perkembangan regulasi, peluang pasar, serta arahan teknis yang disampaikan para ahli.

Ini bukan hanya soal pengembangan kelapa dalam, tetapi juga bagaimana kita membekali para pelaku usaha dengan pengetahuan yang sesuai perkembangan dan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya uji publik ini, pemerintah daerah berharap tersusun peta jalan investasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong sektor perkebunan sebagai salah satu pilar ekonomi Kabupaten Banggai.( DQ74 )

Komentar