“Kami ingin menghasilkan talenta yang tidak hanya memiliki suara bagus, tetapi juga mental kuat dan sikap positif, sehingga siap berkembang di industri hiburan,” ujar Yudhi.
Dewan Juri: Penilaian Tak Hanya Fokus pada Suara
Salah satu dewan juri, Michael Runtuwene, menjelaskan bahwa penilaian Equistar mencakup aspek komunikasi, sikap, teknik vokal, serta kemampuan peserta menerima arahan dan menjalani proses pembinaan.
“Banyak peserta memiliki kemampuan bernyanyi sangat baik, tetapi belum tentu mudah diarahkan. Tujuan Equistar bukan sekadar mencari penyanyi berbakat, melainkan membentuk talenta yang memahami tahapan pengembangan karier secara profesional,” katanya.
Harapan Peserta: Ingin Jadi Penyanyi Profesional
Salah satu peserta asal Kabupaten Parigi Moutong, Nayla, mengaku mengikuti Equistar atas dasar kesadaran diri.
“Saya sadar bahwa saya memiliki potensi dan kemampuan tersebut. Saya ingin menjadi penyanyi profesional dengan teknik dan attitude yang baik, serta menjadi idola di hati semua orang,” katanya penuh harap.
Baca: Dari Kru Gitar Dewa 19 ke Panggung Legenda: Perjalanan Inspiratif Piyu Padi Reborn













Komentar