Ia mengutip falsafah yang berarti negeri yang mampu hidup dari kekuatannya sendiri.
Nilai kemandirian dan solidaritas inilah yang menjadi fondasi kepemimpinannya.
Tak sekadar bernostalgia, Gubernur Anwar Hafid juga mengajak warga KKLR Sulteng untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan peradaban, dengan prinsip Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.
Ia menekankan pentingnya menyebarkan kebaikan, menjaga spiritualitas, dan hidup sederhana sesuai ajaran leluhur Bugis, Issengi Alemu (sederhana sebagai wujud syukur dan introspeksi).
Di akhir acara, Gubernur mengajak masyarakat KKLR yang telah memiliki KTP Sulteng untuk berpartisipasi dalam program unggulan BERANI Cerdas dan BERANI Sehat, yang telah diluncurkan pada 13 April 2025.
Acara ini juga dimeriahkan dengan pengukuhan Badan Pengurus Wilayah KKLR Sulawesi Tengah, diketuai oleh Muhammad Neng.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur budaya Luwu, Gubernur Anwar Hafid berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pembangunan Sulteng yang mandiri dan berdaya saing.








Komentar