Namun pada 25 September, Viking tertangkap basah oleh Raja Inggris Harold Godwinson dalam Pertempuran Stamford Bridge.
“Orang-orang Norwegia dibantai.
Inggris tidak pernah mengalami ancaman Viking lagi–dan Raja Harald Hardrada dikenal sebagai ‘Viking terakhir’,” tulis Marco Margaritoff, pada laman allthatsinteresting.
Meskipun demikian, serangannya memiliki konsekuensi yang signifikan, sekalipun dalam kegagalan.
Hanya tiga minggu kemudian, Godwinson sendiri dikalahkan oleh William sang Penakluk Normandia. Hal ini mengantarkan ratusan tahun kekuasaan Normandia di Inggris dan mengubah arah sejarah
Cerita yang Sedikit Berbeda
Sedangkan sumber lain mengisahkan, saat tengah menjamu para Vikings di acara makan malam, Raja Aethelred (Bosco Hogan), memerintahkan pasukannya untuk membunuh semua orang berketurunan Vikings.
Mereka ditembak menggunakan panah, tidak menyisakan kesempatan untuk para Vikings bergerak mencari perlindungan. Hari itu kemudian dikenal sebagai Saint Brice’s Day Massacre.
Susunan Pemain
Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland (PG); Julian Ryerson, Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, David Moller Wolfe; Sander Berge, Patrick Berg, Martin Odegaard; Alexander Sorloth, Erling Haaland, Andrea Schjelderup
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford (PG); Ezri Konsa, Marc Guehi, John Stones, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane
Baca: Head to Head Prancis vs Maroko: Les Bleus Pernah Buyarkan Mimpi Singa Atlas?








Komentar