gNews.co.id,- Suasana haru menyelimuti halaman Mapolresta Banggai saat keluarga besar Polresta Banggai melepas AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Ny. Made Wayracana, yang mendapat amanah baru sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital (Wadir Pamobvit) Polda Bali, Jumat (17/7/2026).
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Kapolresta Banggai, Kombes Pol Hendri Yulianto, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Polresta Banggai. Tradisi Pedang Pora menjadi penghormatan terakhir bagi AKBP Wayan atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres Banggai.
Dengan langkah penuh khidmat, AKBP Wayan bersama sang istri memasuki barisan Pedang Pora yang dibentuk personel Polresta Banggai. Di sisi mereka tampak Kapolresta Banggai mendampingi hingga prosesi selesai.
Setelah itu, AKBP Wayan berpamitan dengan Wakapolresta Banggai Kompol Dr. Frangky J. Rey, para Pejabat Utama (PJU), seluruh personel, serta jajaran Bhayangkari. Suasana emosional tak dapat disembunyikan. Sejumlah anggota terlihat menahan haru saat menyalami mantan Kapolres Banggai tersebut.
Prosesi pengantaran berlanjut hingga ke gerbang Mapolresta Banggai. Sesuai tradisi, AKBP Wayan dipapah oleh rekan-rekan personel menuju kendaraan.
Momen itu menjadi simbol penghormatan sekaligus kebersamaan yang telah terjalin selama bertugas.
Kapolresta Banggai Kombes Pol Hendri Yulianto turut mengantar hingga AKBP Wayan memasuki kendaraan. Kehangatan dan rasa kekeluargaan tampak begitu kuat dalam momen perpisahan tersebut.
Meski hanya sekitar enam bulan memimpin Polres Banggai, sosok AKBP Wayan Wayracana Aryawan dinilai telah meninggalkan kesan mendalam bagi anggotanya. Kepemimpinannya dikenal tegas, disiplin, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam membina personel.
Salah seorang anggota Polresta Banggai yang ditemui awak media mengaku merasa kehilangan atas kepindahan pimpinan mereka namun sebagai anggota Polri harus siap di tugaskan dimana saja itu hal yang biasa dalam lingkup polri.
Walaupun hanya enam bulan memimpin, beliau selalu memberikan yang terbaik. Pesan beliau kepada kami selalu sama, yaitu disiplin, patuh terhadap arahan pimpinan, jangan menjadi anggota yang sulit diatur, dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Tradisi Pedang Pora yang mengiringi pelepasan AKBP Wayan menjadi penutup perjalanan pengabdiannya di Polres Banggai, sekaligus awal dari tugas dan tanggung jawab baru di lingkungan Polda Bali.(DQ74)











Komentar