Politisi Demokrat Anwar Hafid Sorot Akses Jalan Pasien Ditandu 64 Kilometer di Sigi: Pembangunan Jalan Harus Adil dan Merata

gNews.co.id – Politisi Partai Demokrat Anwar Hafid menyoroti akses jalan di Kabupaten Sigi yang dilalui oleh seorang pasien bernama Arifin saat ditandu warga.

Pasien Arifin warga asal Desa Kalamanta, Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sedang menderita penyakit diabetik.

Dia berjuang dengan panyakit yang dideritanya ditandu warga ketika melintasi jalan terjal untuk dirujuk ke Gimpu berharap mendapatkan penanganan medis yang baik.

Perjuangannya saat ditandu melintasi jalan terjal sepanjang 64 kilometer dari Kalamanta menuju Gimpu sangat memprihatinkan.

Sebab akses jalan tersebut tak bisa dilalui dengan kenderaan roda empat, dan hanya bisa dengan kenderaan roda dua. Mirisnya lagi, pasien Arifin tak bisa dibonceng lantaran medan jalan terjal dan kondisi cuaca ekstrem.

Oleh sebab itu, dalam rilis yang diterima redaksi, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan harus merata dan berkeadilan.

Pasien Arifin mengalami kondisi kaki diabetik yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Pasien berangkat dari Desa Kalamanta pada Senin (17/6/2024) pukul 07. 30 Wita.

Perjalanan dari Kalamantan menuju Gimpu sejauh 64 kilometer, dengan medan yang sangat menantang.

Melintasi medan terjal bergunung yang di bagian bawahnya jurang cukup sulit untuk dilintasi oleh kenderaan.

Anwar Hafid menekankan yang utama daerah-daerah terisolir harus dibuka, minimal pengerasan jalan dan bisa dilalui kenderaan roda empat alias mobil.

Kemudian infrastruktur kesehatan harus dibangun pemerintah di daerah-daerah yang tergolong terisolir, paling tidak ada mobil ambulance yang siap antar jemput pasien untuk membawa ke rumah sakit jika pasien membutuhkan perawatan intensif.

Baca: Kisah Pilu Pasien Diabetik Tetangga Kampung Wabup Sigi Samuel Pongi, Ditandu Sejauh 64 Kilometer ke Gimpu

Komentar