Sementara itu, Habib Ahmad dan Kurniawan Anggoro merupakan atlet junior potensial yang sedang dipersiapkan untuk menghadapi PON 2028 di Nusa Tenggara Barat. Kolaborasi ini menunjukkan regenerasi yang sehat dalam tubuh tim.
Kekuatan Kolaborasi Lintas Daerah
Dari sisi asal daerah, tim ini juga merepresentasikan persatuan. Ikal Rivaldi berasal dari Kabupaten Banggai, sementara Taiger Trawan, Habib Ahmad, dan Kurniawan Anggoro merupakan atlet dari Kabupaten Donggala. Kolaborasi lintas daerah ini menjadi kekuatan dan ciri khas yang solid bagi tim paralayang Sulteng.
Dengan keberhasilan ini, KONI Sulteng berharap prestasi di Sky Lancing XC Championship 2025 dapat memicu semangat dan menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda di daerah tersebut untuk terus berlatih keras dan mengukir prestasi di kancah yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Baca: Karapan Sapi Duyu Hidupkan Tradisi dan Semangat Kebersamaan: Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah








Komentar