SSB Buana Nambo Menang Telak 6-1 Pelatih Bagong Tegaskan Latihan Tetap Ditingkatkan

gNews.co.id – Kekhawatiran Pelatih SSB Buana Nambo, Sumitro alias Bagong, akhirnya sirna setelah melihat penampilan gemilang anak asuhnya pada laga perdana uji tanding di Provinsi Gorontalo.

Menghadapi tim tuan rumah SSB Limboto Barat, SSB Buana Nambo sukses mencatat kemenangan meyakinkan dengan skor 6-1 pada kategori usia U-12.

Hasil uji tanding tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain muda SSB Buana Nambo asal Kabupaten Banggai.

Selain meraih hasil positif, laga ini juga menjadi momen pertama bagi para pemain merasakan atmosfer pertandingan malam hari di luar daerah, sekaligus menguji mental dan kemampuan teknik mereka dan tetap terus berlatih jangan terlena.

Pertandingan perdana digelar pada Selasa (27/01/2026) di Lapangan Sorgap Pone, wilayah Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, dan dipimpin wasit Rahmad Setiawan yang telah mengantongi lisensi Wasit C2.

Pada laga kategori U-12, SSB Buana Nambo tampil dominan sejak awal pertandingan. Enam gol berhasil dicetak masing-masing oleh Vino (2 gol), Andika (2 gol), Ali (1 gol), dan Falen (1 gol). Sementara SSB Limboto Barat hanya mampu membalas satu gol.

Penampilan solid penjaga gawang Clay turut menjadi faktor penting dalam menjaga keunggulan tim hingga laga berakhir dengan skor 6-1.

Sementara itu, pertandingan kategori U-13 berlangsung lebih ketat dan sengit. SSB Buana Nambo sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya Madun Sutaryo mencetak gol penyeimbang di detik-detik akhir pertandingan melalui tendangan dari dalam kotak penalti. Laga pun berakhir imbang dengan skor 1-1.

Pelatih SSB Buana Nambo, Sumitro alias Bagong, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih anak asuhnya.

Menurutnya, uji tanding ini menjadi ajang evaluasi sekaligus tolok ukur perkembangan pemain.

Alhamdulillah, progres anak-anak sudah mulai kelihatan. Sentuhan awal, passing, dan support permainan sudah mulai jalan.

Kami memang datang untuk menguji kemampuan, dan ternyata anak-anak masih bisa bersaing meskipun porsi latihan kami masih terbatas,” ujar Bagong.

Ia juga menambahkan bahwa perbedaan usia dan postur pemain lawan menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.

Namun, hal tersebut justru menjadi pembelajaran penting bagi para pemain SSB Buana Nambo.

Rata-rata pemain lawan usianya sudah di atas 13 tahun dengan postur lebih tinggi, sementara di tim kami masih ada yang di bawah 12 tahun. Ini jadi pengalaman yang sangat bagus.

Fokus latihan kami tetap kembali ke dasar sepak bola, terutama passing dan sentuhan awal,” jelasnya.

Sementara itu, pemain sekaligus manajer SSB Limboto Barat, Roys Potale, yang didampingi Rifai Gobel, menilai pertandingan persahabatan tersebut sangat positif bagi pembinaan sepak bola usia dini di kedua daerah.

Menurut saya, uji tanding seperti ini harus rutin dilakukan agar anak-anak mendapat banyak pengalaman bertanding. Ke depan, insya Allah kami siap melanjutkan silaturahmi ini,” ungkap Roys.

Lebih lanjut roys juga memuji kualitas permainan SSB Buana Nambo yang dinilainya telah memiliki pola dan koordinasi permainan yang baik, tak lepas dari peran pelatih yang berpengalaman.

Ia memastikan SSB Limboto Barat berencana melakukan kunjungan balasan ke Kabupaten Banggai untuk menggelar pertandingan persahabatan di Luwuk, rencana yang disambut positif oleh Pelatih Bagong sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.(DQ74)

Komentar