gNews.co.id,- Baru dilantik Bupati Baggai Ir H.Amirudin.SP.MP.MM sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai, Moh. Rifai Mahiwa, S.E., M.Si. menuju kantor sekaligus.
Langsung bergerak cepat melakukan pembenahan internal dengan menggelar pertemuan bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), para kepala bidang, pejabat fungsional, dan staf di Kantor BPBD Kabupaten Banggai, Kamis (6/8/2026).
Kedatangan Kepala BPBD yang akrab disapa Rifai disambut oleh Plt. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kristofferson Bode, S.E., Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Rahmat Asri, S.E., serta pejabat fungsional Harry Januar Soleman.
Dalam arahannya, Rifai sampaikan dan menegaskan pesan Bupati Banggai saat pelantikan terkait pentingnya disiplin aparatur sipil negara. Ia mengingatkan seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, agar tidak hanya melakukan absensi kemudian meninggalkan kantor.
Setiap ASN harus disiplin menjalankan tugas. Siapa pun yang hanya datang untuk absen lalu meninggalkan kantor akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk sanksi tegas apabila terbukti melanggar aturan,” tegasnya.
Selain memperkuat disiplin pegawai, Rifai juga memerintahkan pembentukan Pos Piket Kedaruratan yang aktif selama 24 jam.
Ia meminta agar seluruh layanan pengaduan masyarakat dapat direspons dengan cepat.
Layanan Panggilan Darurat 112 harus benar-benar aktif setiap saat. Selain itu, Nomor Kantor Resmi BPBD Banggai (0461) 324113 juga harus selalu siap menerima laporan masyarakat,” ujarnya.
Rifai juga menyoroti kondisi kebersihan kantor yang menurutnya masih jauh dari harapan. Ia mendapati banyak sampah, debu, serta berkas yang tidak tertata rapi.
Saya melihat masih banyak sampah dan debu. Padahal banyak pegawai yang bisa bersama-sama menjaga kebersihan kantor. Mulai hari ini harus berubah,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, ia langsung memberlakukan jadwal piket kebersihan secara bergilir. Seluruh ruangan, termasuk kamar mandi dan toilet, diwajibkan dalam kondisi bersih setiap hari.
Kebersihan adalah bagian dari iman. Saya ingin budaya bersih dimulai dari kantor ini, mulai dari seragam yang rapi hingga lingkungan kerja yang nyaman dan tertata,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rifai juga memberikan peringatan keras terkait penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan tidak akan mentolerir pegawai BPBD yang terlibat narkotika.
Jangan pernah coba-coba terlibat narkoba. Jika ada pegawai yang terbukti menggunakan atau terlibat narkotika, saya akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Suasana rapat berlangsung penuh keakraban dan dialog antara pimpinan dengan seluruh kepala bidang maupun staf.
Sementara itu, Plt. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kristofferson Bode, S.E. melaporkan bahwa BPBD Kabupaten Banggai terus melakukan pemantauan rutin terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Huhak dan Desa Mayayap, Kecamatan Bualemo.
Tim Reaksi Cepat (TRC) masih melakukan pemantauan lanjutan guna memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali.
BPBD Kabupaten Banggai juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana, termasuk pelaksanaan kaji cepat, rehabilitasi, rekonstruksi, serta pengkoordinasian lintas instansi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(DQ74).














Komentar