gNews.co.id – Ketidakhadiran Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid dalam Forum Strategis Musrenbang RKPD Tahun 2026 memantik kekecewaan terbuka Gubernur Sulteng, Anwar Hafid.
Di mana forum yang digelar di Kantor Bappeda Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (14/4/2025),
Kegiatan yang dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, serta seluruh bupati se-Sulteng dan Forkopimda itu justru semakin menyoroti absennya pemimpin ibu kota provinsi tersebut.
Sudah Berkali-kali Rapat, Tidak Pernah Lihat Dia Hadir
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid tak menyembunyikan amarahnya.
“Saya sudah berkali-kali rapat, tidak pernah lihat (Walikota Palu) hadir, dan tidak ada pemberitahuan. Kecuali Wali Kota Palu yang sampai hari ini saya tidak tahu di mana rimbanya,” tegas Anwar Hafid di hadapan peserta forum.
Ungkapan itu bukan kali pertama terlontar. Sejak awal tahun, Hadianto kerap absen dalam acara resmi provinsi, termasuk:
1. HUT Sulteng ke-61 di Kantor Gubernur (23 April 2025)
2. Festival Mandura pasca-Lebaran 1446 H
3. Haul Guru Tua ke-57
4. Beberapa rapat koordinasi penting.
Dalam setiap kesempatan, Hadianto hanya mengirimkan Wakil Walikota Palu, Imelda Liliana, sebagai perwakilan.
Spekulasi Politik: Pertanda Awal Pilgub 2030?
Masyarakat mulai mempertanyakan akar masalahnya. Beredar analisis bahwa ketegangan ini berkaitan dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng 2030, di mana Hadianto disebut sebagai calon kuat penantang Anwar Hafid.














Komentar