“Ini jalan umum dan vital karena ada kantor gubernur dan DPRD. Banyak kendaraan terpaksa memutar. Kalau warga yang tutup jalan, pasti dilarang. Jangan semena-mena,” protesnya.
Pungli Tiket Masuk dan Parkir Jadi Sorotan
Media yang mencoba meliput acara sempat dihadapkan pada permintaan tiket masuk sebesar Rp40.000 dan biaya parkir motor Rp10.000 oleh panitia.
Padahal, menurut M. Fathur Anwar, Ketua Panitia BERANI Drag Race, pers seharusnya diberikan akses gratis.
“Untuk pers tidak dikenakan biaya. Kami akan evaluasi terkait pungutan ini dan memastikan besok tidak ada lagi,” jelas Fathur yang juga putra Gubernur Sulteng, Anwar Hafid.
Alasan Pemilihan Lokasi di Jalan Umum
Fathur menjelaskan, pemilihan Jalan Sam Ratulangi sebagai venue balap didasari oleh sejarah.
“16 tahun lalu, jalan ini pernah jadi lokasi serupa. Kami ingin menghidupkan kembali semangat otomotif di Sulteng. Sementara sirkuit Panggona masih dalam perbaikan,” katanya.
Meski demikian, kritik tetap mengalir terkait dampak penutupan jalan terhadap aktivitas warga. Event ini menjadi ujian bagi panitia dalam menyeimbangkan hiburan publik dan kenyamanan masyarakat.










Komentar