Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa Perintahkan Danramil dan Babinsa Cepat Tindak Laporan Masyarakat Gelar Simulasi Karhutla

gNews.co.id,- Dalam mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau, Kodim 1308/LB menggelar simulasi pencegahan dan penanggulangan karhutla, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kodim 1308/LB tersebut diikuti Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa, S.Pd., bersama jajaran Danramil dan Babinsa.

Simulasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi karhutla di sejumlah wilayah Kabupaten Banggai.

Para peserta mempraktikkan berbagai tahapan penanganan, mulai dari deteksi dini titik api, pengerahan armada, pembentukan posko darurat, hingga teknik pemadaman secara cepat dan tepat.

Lebih lanjut Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa mengatakan, untuk itu latihan bertujuan menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kemampuan teknis personel dalam menangani karhutla di lapangan.

Kedepan latihan ini menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme personel dan memperkuat koordinasi antarinstansi. Seluruh unsur yang tergabung diharapkan mampu bertindak lebih cepat, efektif, dan terukur,” ujar Cepi.

Lebih lanjut menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas dalam menghadapi ancaman karhutla. Karena itu, patroli terpadu dan edukasi secara berkelanjutan kepada masyarakat perlu terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran terhadap bahaya serta dampak pembakaran lahan.

Setelah tindakan preventif dilakukan, tindakan terakhir adalah menjalankan regulasi yang sudah ada,” tegasnya.

Tak hanya itu Cepi juga menekankan perlu kiranya penegakan hukum terhadap pihak yang dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

Untuk penegakan hukum harus dijalankan, sehingga nantinya ada efek jera bagi masyarakat yang dengan sengaja ingin membuka lahan dengan cara membakar,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan penanggulangan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan satu instansi. Diperlukan sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, serta masyarakat.

Tak hanya itu, sebagai Komandan Kodim 1308/LB turut mengingatkan para Danramil dan Babinsa agar memperkuat langkah pencegahan serta melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah teritorial masing-masing.

Deteksi dini, kata dia, menjadi kunci agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti sebelum meluas. Karena itu, laporan masyarakat juga harus segera direspons dan ditindaklanjuti oleh aparat kewilayahan.

Melalui simulasi tersebut, Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa berharap kesiapan personel dan koordinasi lintas sektor semakin optimal, sehingga setiap potensi karhutla dapat ditangani sedini mungkin dan dampaknya terhadap lingkungan maupun masyarakat dapat diminimalkan.

Lebih lanjut, ia menegaskan pihaknya akan terus memantau berbagai perkembangan yang menjadi tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan serta kondisi wilayah teritorial, termasuk Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan (Bangkep), dan Banggai Laut (Balut),”pungkasnya (AM’oks69)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar