Senada dengan itu, Arman, warga Buluri mengatakan penting untuk menjaga hutan dan kawasan mata air Uwentumbu, karena berkaitan dengan kebutuhan warga yang harus dijaga dan terus dilestarikan.
“Kita harus pastikan bahwa mata air ini tetap ada dan menjadi warisan untuk anak cucu kita dimasa yang akan datang,” tegas Arman.
Dalam aksi ini, KPPD membacakan maklumat Uwentumbu, yaitu:
Pertama, bahwa kawasan hutan dan kawasan sumber air Uwentumbu merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat Kelurahan Buluri yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Kedua, bahwa kawasan hutan dan kawasan sumber air Uwentumbu adalah warisan leluhur yang harus dijaga dan diwariskan untuk generasi yang akan datang.
Tiga, bahwa kami menolak segala bentuk eksploitasi yang akan merusak dan mengancam kawasan hutan dan sumber mata air Uwentumbu.
Empat, bahwa kawasan hutan dan sumber air Uwentumbu bukan untuk kegiatan pertambangan.
Lima, bahwa kami Koalisi Petisi Palu Donggala mengajak semua kalangan untuk terlibat dan menjaga kelestarian kawasan hutan dan sumber mata air Uwentumbu.
“Maklumat ini dirumuskan oleh warga buluri, individu-individu merdeka yang tergabung dalam Koalisi Petisi Palu-Donggala,” tandasnya.
Baca: NGO Lingkungan Hingga Kampus Bungkam soal Debu Tambang Galian C, Agussalim: Ini ada Apa?









Komentar