gNews.co.id,- Wajah Kota Luwuk dan sejumlah wilayah di Kabupaten Banggai dalam beberapa waktu terakhir tampak tercoreng oleh carut-marutnya juntaian kabel jaringan fiber optik dan penyedia layanan internet (WiFi).
Banyak pemandangan kabel yang melintang rendah, kendur, hingga semrawut di badan jalan ini tidak hanya merusak estetika ruang publik, tetapi juga telah menjelma menjadi ancaman nyata yang membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
Dengan menanggapi keluhan masyarakat yang kian meluas, Pemerintah Kabupaten Banggai langsung mengambil sikap tegas.
Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin, M.M., secara terbuka melontarkan peringatan keras sekaligus memberikan waktu kepada jajaran instansi teknis hingga camat untuk segera membereskan persoalan kabel tersebut.
Instruksi tanpa kompromi ini disampaikan oleh Wabup Furqanuddin, mewakili Bupati Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M.
Usai membuka secara resmi kegiatan Festival Literasi yang dipusatkan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai, Rabu (21/10).
Dengan melihat kondisi di lapangan sudah sangat memprihatinkan. Kabel-kabel itu menjuntai tidak beraturan, baik di jalur dalam kota maupun merembes hingga ke wilayah luar kota.
Dengan begini bukan lagi sekadar soal estetika yang membuat wajah kota kita terlihat kumuh, tetapi yang paling utama adalah faktor keselamatan warga kita yang setiap hari lalu-lalang di jalan raya,” tegas Furqanuddin pada awak media.
Selanjutnya sebagai bentuk respons atas instruksi pimpinan daerah, roda koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) langsung berputar.
Wabup Furqanuddin secara khusus memerintahkan dua pimpinan instansi teknis, yakni Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai, Ihwan Ahmad, S.Pd., S.H., dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Kamaluddin Djano, S.Pd., S.H.,dan Camat untuk segera mengambil tindakan represif dan persuasif.
Pemanggilan Resmi Korporasi oleh Dinas Perhubungan dan Satpol PP diinstruksikan untuk segera melayangkan pemanggilan resmi kepada seluruh pengusaha atau pengelola provider telekomunikasi yang beroperasi di wilayah Kabupaten Banggai.
Agar dapat duduk bersama bahas skema pertemuan lintas sektoral ini yang bertujuan untuk mendudukkan para pihak dalam satu meja guna membahas skema perapian, penataan ulang, hingga penertiban paksa bagi kabel-kabel yang melanggar ketentuan keselamatan dan estetika kota.
Dengan menanggapi instruksi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai, Ihwan Ahmad, bersama Kasat Pol PP guna memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti perintah pimpinan dalam waktu dekat
Kami akan segera memanggil seluruh provider yang terlibat dan bertanggung jawab atas instalasi kabel tersebut.
Langkah penataan ini mendesak dilakukan demi mengembalikan kenyamanan serta keselamatan masyarakat umum yang setiap hari lalu-lalang di jalan raya,” ujar Ihwan saat dikonfirmasi awak media.
Pemkab Banggai memastikan langkah penertiban ini tidak akan berhenti sebatas imbauan. Dalam waktu dekat, jajaran eksekutif bersama unsur terkait akan menggelar rapat koordinasi khusus untuk memetakan titik-titik kabel yang dinilai paling parah dan membahayakan.
Sehingga harapannya seluruh pihak provider dapat kooperatif dalam mendukung program penataan kota ini.
Jika ditemukan adanya instalasi yang membandel atau membahayakan keselamatan publik, Pemkab Banggai menegaskan tidak akan segan segan mengambil tindakan tegas sesuai dengan regulasi dan peraturan daerah yang berlaku.(DQ74).














Komentar