Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” , peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Pancasila tidak hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga menawarkan nilai-nilai universal demi terwujudnya tatanan dunia yang jauh dari konflik.
“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” tandas Gubernur Anwar Hafid melanjutkan ajakan Kepala BPIP.
Upacara peringatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido; jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); Sekretaris Daerah Provinsi, Dr. Novalina; para pejabat lingkup provinsi; tokoh masyarakat; perwakilan organisasi kemasyarakatan; pengurus Pramuka; serta mitra terkait.








Komentar