Sementara itu, permaisuri Raja Buol, Lismeta Abd Habid, menyematkan gelar yang sama kepada Wakil Gubernur Reny Lamadjido, disimbolkan dengan sarung khas Buol.
Raja Buol, Moh Syafri Turungku, dalam sambutannya menyatakan bahwa penganugerahan gelar ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari masyarakat Buol.
“Ini merupakan suatu kehormatan tertinggi bagi masyarakat Buol menerima kunjungan kerja dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah,” ujar Raja Buol.
Beliau menekankan pentingnya penyematan gelar ini sebagai pengingat akan nilai-nilai adat istiadat yang harus dijaga.
“Penyematan gelar menunjukkan, akan pentingnya menjaga nilai adat istiadat di daerah kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Raja Buol berharap momen ini dapat menginspirasi generasi muda Buol untuk terus melestarikan warisan budaya dan adat istiadat daerah.
“Kami juga berharap momen ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat istiadat yang kita warisi di sini,” katanya.
Baca: Gubernur Anwar Hafid Dikukuhkan sebagai ‘Wija to Luwu’ dalam Halal Bihalal KKLR Sulteng














Komentar