Hasan Baswan Gandeng Rastono Sumardi Sosialisasikan SayaPeDesa Percepat Digitalisasi Pelayanan Desa yang Cepat Transparan dan Akuntabel

gNews.co.id,- Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Sistem Informasi Penyaluran Pendapatan Desa (SayaPeDesa) yang diikuti seluruh pemerintah desa se-Kabupaten Banggai secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari implementasi Program Gerbang Desa dan Gerbang Digital ini dibuka secara resmi oleh Kepala DPMD Kabupaten Banggai, Hasan Baswan M. Dg. Masiki, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, Hasan Baswan menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan yang harus direspons seluruh pemerintah desa untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, aplikasi SayaPeDesa merupakan inovasi DPMD Kabupaten Banggai yang dirancang untuk mempermudah proses administrasi penyaluran pendapatan desa secara digital.

Melalui inovasi ini kami ingin memastikan setiap desa memperoleh kemudahan dalam proses administrasi penyaluran pendapatan desa, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang modern.

Ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Gerbang Desa dan Gerbang Digital yang terus kami dorong di Kabupaten Banggai,” ujar Hasan Baswan.

Ia menjelaskan, aplikasi SayaPeDesa memungkinkan seluruh proses administrasi dilakukan secara elektronik, mulai dari pengajuan dokumen, verifikasi, hingga penerbitan surat pengantar penyaluran pendapatan desa secara cepat, akurat, terintegrasi, dan real time.

Dalam sosialisasi tersebut, DPMD menghadirkan Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Rastono Sumardi, S.Pd., M.E., yang juga merupakan pengembang aplikasi SayaPeDesa, sebagai narasumber utama.

Rastono menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh keberadaan aplikasi, tetapi juga oleh komitmen aparatur dalam memanfaatkan teknologi.

Walau banyak aplikasi, tetapi jika tidak ada komitmen dan kesungguhan dari setiap penggunanya, maka semua itu akan menjadi sia-sia,” tegasnya.

Ia menambahkan, transformasi digital harus dibarengi dengan perubahan budaya kerja yang lebih efektif, efisien, transparan, aman, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Keberhasilan transformasi digital tidak diukur dari banyaknya aplikasi yang dimiliki, tetapi sejauh mana teknologi mampu mempermudah pekerjaan aparatur dan menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, serta transparan bagi masyarakat,” jelas Rastono.

Rastono juga mengingatkan seluruh pemerintah desa untuk menjaga keamanan informasi dengan mengganti kata sandi secara berkala dan memastikan data yang dikelola selalu diperbarui.

Keamanan informasi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang andal dan terpercaya,” tambahnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara terus meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi agar mampu mengikuti perkembangan era digital.

Masih banyak aparatur sipil negara yang enggan atau malu bertanya terkait aplikasi yang sudah ada. Padahal kemampuan digital harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Sementara itu, materi teknis penggunaan aplikasi disampaikan oleh Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) DPMD Kabupaten Banggai, Adrianto, yang memaparkan tahapan penggunaan aplikasi mulai dari persiapan dokumen, proses unggah berkas, pengajuan permohonan, pemantauan verifikasi hingga pengunduhan surat pengantar penyaluran pendapatan desa.

Diketahui, SayaPeDesa merupakan inovasi proyek perubahan yang digagas oleh Adhiatmah Hamad, S.STP., M.M., Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Banggai. Inovasi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses administrasi penyaluran pendapatan desa, serta kini telah diimplementasikan secara resmi oleh DPMD Kabupaten Banggai.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari kepala desa, sekretaris desa, dan operator desa se-Kabupaten Banggai. Berbagai pertanyaan terkait penggunaan aplikasi, keamanan data, hingga mekanisme pelayanan dijawab langsung oleh para narasumber sehingga peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif sebelum aplikasi diterapkan di desa masing-masing.

Melalui sosialisasi ini, DPMD Kabupaten Banggai berharap seluruh pemerintah desa dapat segera mengimplementasikan SayaPeDesa secara optimal sebagai bentuk sinergi Program Gerbang Desa dan Gerbang Digital.

Dengan semangat “Membangun Desa, Menguatkan Banggai,” Pemerintah Kabupaten Banggai optimistis inovasi SayaPeDesa akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan desa-desa yang maju, mandiri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menghadapi era pemerintahan digital.(DQ74)

Komentar

News Feed