Ia mengutip ajaran Alquran tentang pentingnya bersegera memohon ampunan serta meraih surga yang luasnya seluas langit dan bumi.
Tiga amalan utama ditekankannya sebagai kunci keberkahan hidup: bersedekah dalam kondisi apa pun, menahan amarah, dan memaafkan kesalahan orang lain.
“Matematika Allah berbeda dengan manusia. Dua dikurangi satu menurut kita tinggal satu, tapi menurut Allah bisa berlipat sampai 70 kali,” katanya.
Gubernur Anwar Hafid juga mengingatkan pentingnya pengendalian emosi, terutama di era media sosial yang penuh tantangan. Kemampuan menahan amarah dan memaafkan, kata dia, merupakan ciri orang yang dicintai Allah.
Kegiatan Halal Bihalal ditutup dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Morut.
Baca: Potensi Aklamasi Musda Partai Golkar Morut Mengerucut pada Warda Dg Mamala











Komentar