IPM Sulteng dari Sedang Jadi Tinggi, DKI Sangat Tinggi 81,65

banner 468x60

gNews.co.id – Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2022 didorong oleh peningkatan pada semua indikator pembentuk, baik umur harapan hidup yang meningkat 0,28 tahun atau 0,39 persen, angka harapan sekolah meningkat 0,02 tahun atau 0,15 persen, dan rata-rata lama sekolah meningkat 0,15 tahun atau 1,76 persen.

Hal itu dikemukakan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto.

Kata dia, untuk pengeluaran per kapita mengalami peningkatan Rp323 ribu atau 2,90 persen dibandingkan 2021.

“Jika dilihat secara spasial, terdapat tiga provinsi yang status pembangunan manusianya meningkat dari sedang menjadi tinggi, yaitu Lampung, Sulawesi Tengah, dan Maluku,” uja Setianto, Selasa (15/11/2022).

Sementara provinsi dengan capaian IPM tertinggi adalah DKI Jakarta dengan IPM sebesar 81,65 atau masuk kategori sangat tinggi. Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) disebut merupakan dua provinsi dengan IPM di atas 80 atau sangat tinggi.

Setianto menyampaikan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi mendukung pembangunan manusia menjadi lebih baik.

“Ini bisa kita lihat dengan pelonggaran-pelonggaran dan cakupan vaksinasi yang meluas, dimana hal ini menyebabkan beberapa indikator makro Indonesia di kuartal III 2022 ini masih mengalami peningkatan 5,72 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Setianto.

Baca: Sulteng dan Sejumlah Daerah di Indonesia Berpotensi Alami Hujan Lebat

Sumber | ANTARA
Editor    | MAHBUB

Komentar