Sebelum mengakhiri sambutannya, Fathur Razaq tak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kehadirannya dan inisiatif yang digagas.
“Terima kasih, ina dan manggeku semua, karena sudah memberi saya tempat untuk bisa bersilaturahmi,” ucapnya tulus.
Ia berharap acara ini dapat menjadi momentum penting.
“Mari jadikan hari ini sebagai momentum kebangkitan, budaya kita, lingkungan kita, dan semangat pemuda kita,” tutupnya, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan masyarakat yang hadir.
Lomba perahu layar tradisional dan aksi bersih pantai di Boya Talise ini menjadi bukti nyata bahwa semangat menjaga budaya leluhur dapat disandingkan dengan upaya pelestarian lingkungan.
Melalui Berlayar Bersama Fathur Razaq, masyarakat pesisir Sulteng, khususnya generasi muda, diajak untuk kembali mencintai warisan budaya bahari sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian laut serta pantai mereka untuk generasi mendatang.














Komentar