gNews.co.id,- Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto, S.I.K., M.H., secara resmi membuka Pertandingan Domino Kapolresta Banggai 2026 dengan total hadiah Rp50 juta.
Kegiatan ini mengusung semangat Polisi Bersama Masyarakat sebagai upaya mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Pembukaan pertandingan berlangsung di Gedung Pencak Silat, Kelurahan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (23/10/2026). Sebanyak 256 tim pasangan mengikuti kompetisi yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (25/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banggai yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Drs. Yori Ntoi, Dandim 1308/LB Letkol Inf. Cepi Kartiwa, S.Pd., perwakilan Ketua DPRD Banggai Bathia Silsiliah Hajar, Kabag Ops Kompol Zulkifli, Kasat Narkoba AKP Hasanuddin, serta Kasat Intelkam AKP Usman, S.H., yang juga bertindak sebagai ketua panitia.
Hadir pula perwakilan perusahaan JOB Tomori, sejumlah pimpinan organisasi, dan ratusan peserta yang ikut memeriahkan pertandingan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia AKP Usman, S.H., menyampaikan bahwa pertandingan Domino Kapolresta Banggai Cup 2026 diikuti 256 tim pasangan dari berbagai wilayah.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta menjadi kebanggaan bagi panitia sekaligus menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga rekreatif yang mengedepankan interaksi sosial dan persaudaraan.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp50 juta bagi para pemenang, disertai piagam penghargaan dan bentuk apresiasi lainnya sesuai ketentuan perlombaan.
Usman menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari momentum memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.
Ia berharap seluruh peserta juga dapat mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas, menaati aturan, serta menjaga suasana kompetisi agar tetap aman dan tertib.
Panitia juga menyediakan kopi gratis bagi peserta selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, sambutan Bupati Banggai yang dibacakan Kadispora Drs. Yori Ntoi menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Banggai dan seluruh panitia atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Banggai menilai pertandingan domino tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga sebagai sarana memperkuat hubungan sosial dan mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana persaudaraan.
Dengan semangat tersebut dinilai sejalan dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda yang menekankan persatuan dan kesatuan bangsa.
Bupati melalui sambutan tertulisnya juga mengajak peserta menjaga sportivitas, menghormati keputusan selama pertandingan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat hubungan antara pemerintah, kepolisian, pemuda, dan masyarakat.
Ia berharap kegiatan berlangsung lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kerukunan dan mendukung terciptanya Kabupaten Banggai yang aman, sejahtera, dan berdaya saing.
Dalam waktu yang sama juga sambutannya sebelum membuka pertandingan, Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto menegaskan bahwa penyelenggaraan Domino Kapolresta Banggai 2026 merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Kapolri dengan tagline “ Polisi Bersama Masyarakat.”
Ia menekankan bahwa tujuan utama kegiatan bukan sekadar mengejar kemenangan atau memperebutkan hadiah, melainkan membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan positif.
Di meja kita boleh bertanding, boleh bersaing. Namun, setelah keluar dari meja, kita tetap rukun dan bersama,” demikian pesan Kapolresta kepada para peserta.
Hendri juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian. Dibutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar situasi kamtibmas di Kabupaten Banggai tetap terjaga.
Menurutnya, penyelesaian persoalan di tengah masyarakat perlu mengedepankan pendekatan persuasif, musyawarah, dan mediasi dengan melibatkan perangkat kewilayahan, seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, ketua RT/RW, serta pemerintah kelurahan dan desa.
Penegakan hukum tetap menjadi langkah yang ditempuh sesuai ketentuan apabila persoalan tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme yang tersedia dan memenuhi unsur pelanggaran hukum.
Kapolresta juga mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, dan menjaga keharmonisan.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tumbuh selama pertandingan dapat terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat dan kepolisian dapat bersinergi menjaga keamanan wilayah.
Setelah menyampaikan sambutannya, Kapolresta Banggai secara resmi membuka Pertandingan Domino Kapolresta Banggai 2026.
Kompetisi yang berlangsung hingga Minggu tersebut diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi ratusan peserta sekaligus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat di kabupaten banggai. (DQ74).








Komentar