Ia menegaskan, kepercayaan tidak dapat dibeli dengan uang, tetapi dibangun melalui ketulusan, kerja keras, integritas, dan pengabdian.
Terbentur Sampai Terbentuk
Di hadapan ratusan peserta, Longki juga membakar semangat perjuangan para kader agar tidak takut menghadapi kegagalan.
“Kalau kita jatuh, bangkit. Kalau jatuh lagi, bangkit lagi. Kalau terbentur, jangan menyerah. Terbentur, terbentur, terbentur sampai terbentuk,” serunya.
Pesan tersebut kemudian disambut pekikan para peserta:
“Laskar Garuda, siap!”
“Gerindra, siap!”
“Indonesia, siap!”
Longki berharap semangat Laskar Gerindra tidak berhenti di arena pembukaan dan diklat, tetapi dibawa pulang ke daerah masing-masing untuk menjadi kekuatan pengabdian dan pengawalan program pemerintah hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Kalau rakyat membutuhkan, Laskar hadir. Kalau bangsa membutuhkan, Laskar berjuang. Kalau negara membutuhkan, Laskar siap,” tandasnya.
Semangat itu, menurut Longki, harus menjadi bagian dari kerja bersama dalam mengawal program Asta Cita dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.








Komentar