gNews.co.id – Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah Longki Djanggola membakar semangat ratusan peserta Laskar Gerindra dalam orasinya seusai upacara pembukaan di Sirkuit Panggona, Palu.
Kegiatan itu diikuti sekitar 300 peserta dari 12 kabupaten/kota serta 55 anggota DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.
Dalam orasinya, Longki menegaskan bahwa Laskar Gerindra tidak boleh hanya menjadi barisan organisasi, tetapi harus menjadi kader yang hadir, bekerja, dan mengabdi di tengah masyarakat.
Setiap kader, kata Longki, memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat.
Mulai dari ketahanan pangan, Laskar diminta ikut memastikan program pertanian dan pangan benar-benar meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.
Kemudian Makan Bergizi Gratis (MBG), kader diminta ikut mengawal agar program tepat sasaran, makanan yang diberikan berkualitas, higienis, dan aman bagi penerima manfaat.
Untuk Sekolah Rakyat, Laskar harus memastikan program tersebut benar-benar membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Sementara Kampung Nelayan Merah Putih harus dikawal agar memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir. Sedangkan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa, bukan sekadar berdiri secara administratif.
“Setiap kader Laskar harus hadir di tengah rakyat. Kawal program pemerintah, lihat pelaksanaannya, dengarkan keluhan masyarakat, dan pastikan manfaatnya sampai ke akar rumput,” tegas Longki.
Menurutnya, pengawalan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan program pemerintah berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Satu Musuh Terlalu Banyak, Seribu Teman Terlalu Sedikit
Dalam orasinya, Longki juga mengingatkan kader agar tidak mudah terprovokasi dan tidak menjadikan perbedaan politik sebagai alasan untuk memutus persaudaraan.
Mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto, Longki menegaskan, “Satu musuh terlalu banyak.”
Namun, ia menambahkan pesan penting kepada para kader, “Seribu teman terlalu sedikit.”
Longki meminta kader memperbanyak persaudaraan, merangkul masyarakat, dan membangun kepercayaan.
“Jangan hanya cari suara rakyat. Cari kepercayaan rakyat,” katanya.
Baca: DPD Gerindra Sulteng Latih 300 Kader Militan dalam Diklat Laskar Gerindra 2026








Komentar