gnews.co.id,- Dengan keterbatasan dana dan mengandalkan swadaya orang tua serta manajemen tim, Pelatih Sumitro alias Bagong tetap bertekad membawa Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Buana Nambo, Kabupaten Banggai, melaksanakan uji tanding ke Provinsi Gorontalo.
Kegiatan ini bertujuan untuk pembinaan pemain usia dini sekaligus mempererat silaturahmi antar daerah melalui olahraga sepak bola.
Rombongan SSB Buana Nambo bertolak menuju Gorontalo pada Senin (26/01/2026) menggunakan transportasi kapal laut.
Sebanyak 30 pemain dari kategori usia U-12 dan U-13 turut ambil bagian dalam agenda tersebut.
Para pemain yang mayoritas masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu didampingi oleh jajaran pelatih, yakni Sumitro (Bagong), Duta, Inal, dan Andika.
Pertandingan perdana digelar pada Selasa (27/01/2026) dengan menghadapi tim tuan rumah SSB Limboto Baru.
Selanjutnya, pada Rabu (28/01/2026), SSB Buana Nambo kembali dijadwalkan melakoni uji tanding melawan SSB Ipot Tapa.
Uji tanding ini menjadi pengalaman pertama bagi para pemain muda SSB Buana Nambo untuk merasakan atmosfer pertandingan di luar daerah, sekaligus menguji kemampuan teknik dan mental bertanding mereka.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan uji tanding, murni dibiayai melalui swadaya orang tua pemain dan manajemen tim tanpa dukungan anggaran dari pihak luar.
Padahal, SSB Buana Nambo membawa nama baik Kabupaten Banggai di tingkat regional. SSB Buana Nambo sendiri berada di bawa Maneger Hadiwiyono.
Sebagai pelatih SSB Buana Nambo, Sumitro yang akrab disapa Bagong, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mengukur hasil latihan sekaligus membentuk mental tanding para pemain sejak usia dini.
Tujuan utama kami ke Gorontalo adalah untuk menguji hasil latihan anak-anak sekaligus membentuk mental bertanding mereka.
Alhamdulillah, sore ini kami telah melaksanakan pertandingan perdana dalam rangkaian tour ini,” ujar Bagong.
Ia juga mengungkapkan bahwa dua tim SSB di Gorontalo, yakni SSB Limboto Baru dan SSB Ipot Tapa, telah menyatakan kesiapannya menjamu rombongan SSB Buana Nambo dengan sambutan hangat, yang menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain muda.
Terkait pendanaan, Bagong menjelaskan bahwa manajemen SSB Buana Nambo bekerja sama dengan para orang tua pemain dalam menanggung biaya transportasi dan akomodasi dengan sistem subsidi silang, sehingga seluruh pemain dapat ikut berangkat.
Alhamdulillah, respon orang tua sangat luar biasa. Ini membuktikan kepedulian bersama terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Banggai,” tambahnya.
Bagong juga menyinggung pengalamannya saat membawa Tim Sulawesi Tengah pada ajang Pra Popnas Zona V yang berhasil menembus tiga besar bersama Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Namun, prestasi tersebut tidak berlanjut ke tingkat nasional akibat keterbatasan anggaran dari pihak terkait, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurutnya, hal tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah, karena pembinaan atlet usia dini merupakan fondasi utama bagi masa depan prestasi olahraga.
Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah, karena pembinaan atlet usia dini sangat menentukan masa depan prestasi olahraga kita,” tegasnya.
Melalui kegiatan tour dan uji tanding ini, SSB Buana Nambo berharap para pemain dapat memperoleh pengalaman bertanding yang berharga, meningkatkan kualitas permainan serta mental juang, sekaligus mempererat hubungan antar daerah melalui olahraga sepak bola.(DQ74)








Komentar