gNews.co.id,- Rombongan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dandy Adhi Prabowo, bersama sejumlah anggota Komisi III melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau kondisi Pelabuhan Rakyat Luwuk, Kabupaten Banggai, Kamis (3/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas serta kondisi sarana dan prasarana pelabuhan rakyat yang selama ini menjadi salah satu akses transportasi masyarakat di Kabupaten Banggai dan daerah sekitarnya.
Dalam kunjungan itu, Dandy Adhi Prabowo didampingi anggota Komisi III DPRD Sulteng, di antaranya Sadat Anwar Bahalia, S.H.I., M.H., Takwin, serta Ir. H. Musliman, M.M., bersama jajaran Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah.
Rombongan tiba di Pelabuhan Rakyat Luwuk dan disambut Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Alfian Djibran, Kabag SDA Sunarto Lasitata, Sekretaris Dinas Perhubungan Muksir Maeta, Kabid Aset, Kabid Pelayaran, KUPT Pengelolaan Prasarana Kepelabuhanan Mirna, serta sejumlah lurah, di antaranya Lurah Bungin, Lurah Luwuk dan Lurah Karaton.
Saat melakukan peninjauan, Dandy terlihat prihatin dengan kondisi Pelabuhan Rakyat Luwuk yang dinilai semakin memprihatinkan. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dan langkah nyata dari pemerintah.
Sebagai putra asli Babasal sekaligus wakil rakyat dari daerah pemilihan tersebut, Dandy menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan perbaikan dan peningkatan infrastruktur Pelabuhan Rakyat Luwuk.
Pelabuhan ini sangat potensial karena menjadi salah satu akses yang menghubungkan Kabupaten Banggai dengan beberapa kabupaten lainnya, bahkan dengan wilayah di luar Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Dandy.
Menurutnya, kunjungan Komisi III merupakan bagian dari fungsi monitoring untuk memastikan kondisi fasilitas pelabuhan serta pengelolaannya berjalan dengan baik.
Kami akan terus mendorong adanya peningkatan, rehabilitasi maupun pembangunan Pelabuhan Rakyat Luwuk. Kondisi pelabuhan yang kurang baik tentunya dapat mengakibatkan banyak kendala bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai juga menjelaskan bahwa kewenangan pengawasan terhadap Pelabuhan Rakyat Luwuk masih berada pada pihak Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pembangunan maupun rehabilitasi pelabuhan belum dapat dilakukan secara maksimal oleh pemerintah daerah.
Selain meninjau pelabuhan, Komisi III juga melakukan monitoring terhadap sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi di wilayah Kabupaten Banggai.
Dandy menyebut pihaknya turut memantau sejumlah ruas jalan yang menjadi perhatian, termasuk wilayah Bali Ngarah Kalong di bagian atas, kawasan Kepala Burung, serta ruas lainnya yang masuk dalam kewenangan provinsi.
Ia mengapresiasi langkah Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah dalam melakukan penanganan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Banggai.
Kami memastikan program Berani Lancar yang dilaksanakan Gubernur Sulawesi Tengah melalui skema multiyears dapat berjalan maksimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Banggai,” katanya.
Dandy juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banggai yang dinilai memberikan dukungan terhadap kegiatan kunjungan kerja Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurutnya, dalam setiap kunjungan Komisi III ke sejumlah lokasi di Kabupaten Banggai, pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait turut memberikan pendampingan.
Kami mengapresiasi Bupati Banggai yang setiap kunjungan kami di beberapa lokasi selalu memastikan dan mendampingi melalui OPD yang berkaitan dengan kegiatan kami,” pungkasnya.
Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah memastikan hasil monitoring tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan akan terus dikawal, khususnya terkait kebutuhan rehabilitasi dan peningkatan Pelabuhan Rakyat Luwuk serta infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.(DQ74).








Komentar