gNews.co.id – Program Beasiswa Pendidikan Daerah BERANI Cerdas yang digagas Gubernur Anwar Hafid bersama Wagub Sulteng Reny A. Lamadjido, terus mendapatkan apresiasi dari kalangan akademisi.
Program ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta sumber daya manusia di Sulteng.
Rektor Universitas Tadulako (UNTAD), Prof. Dr. Amar, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.
Dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza, di Kampus UNTAD pada Senin (26/1/2026), Prof. Amar menegaskan bahwa BERANI Cerdas telah membuka jalan dan memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda Sulteng untuk mengenyam pendidikan tinggi.
“Ya, setuju sekali. Dengan adanya program ini, kita membuka peluang yang sangat luas,” ujar Prof. Amar.
Sinkronisasi Administrasi Jadi Kunci Keberhasilan
Meski memberikan apresiasi, Prof. Amar menekankan perlunya optimalisasi dalam pelaksanaan program. Agar tepat sasaran dan berjalan optimal, diperlukan sinkronisasi administrasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Sulteng dan seluruh perguruan tinggi penerima manfaat.
“Namun kita perlu perbaiki administrasinya. Karena kita di universitas juga memiliki aturan kelembagaan dari kementerian. Hal ini harus bersinergi antara kondisi yang dijalankan dengan program yang dilakukan pemerintah,” jelasnya.
Keselarasan dan pemutakhiran data antara kedua pihak disebut sebagai faktor kunci untuk memastikan penyaluran bantuan pendidikan dilakukan secara akurat dan tepat sasaran.
Antusiasme Tinggi, 11.500 Mahasiswa UNTAD Terima Manfaat
Prof. Amar mengungkapkan, UNTAD merasakan dampak positif yang signifikan dari program ini.
Antusiasme mahasiswa tercermin dari jumlah penerima manfaat yang terus meningkat. Pada tahun 2026 ini, tercatat 11.500 mahasiswa UNTAD telah menerima beasiswa BERANI Cerdas.
“Oleh karena itu, kita membuka peluang. Datanya dari semester lalu juga sudah banyak sekali yang sudah menerima kesempatan itu,” jelas Prof. Amar.
Baca: BERANI Cerdas: Program Beasiswa Ikonik Menjadi Cerminan Kepemimpinan Religius Anwar Hafid di Sulteng











Komentar