gNews.co.id – Proyek perpipaan BP2W Sulteng merusak badan jalan ruas Karanja Lembah milik Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulawesi Tengah.
Di mana terdapat kerusakan di beberapa titik badan jalan diduga akibat aktivitas penggalian bahu jalan oleh perusahaan kontraktor.
Dari pantauan media, proyek penggalian bahu jalan untuk pemasangan jaringan perpipaan sedang berjalan.
Kerusakan badan jalan tersebut sudah mendapat tanggapan dari Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng, Asbudianto.
Dia mengaku akan segera meminta kepada pihak perusahaan kontraktor untuk memperbaiki kerusakan badan jalan Karanja Lembah.
“Kami meminta pihak perusahaan balai memperbaiki lagi,” tegas Asbudianto, Selasa (5/3/2024).
Selain meminta pihak perusahaan kontraktor memperbaiki kerusakan badan jalan, Asbudianto juga mendesak pihak Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BP2W) Sulteng untuk segera memperbaiki kerusakannya.
Sedangkan untuk timbunan bahu jalan, Asbudianto tidak mengetahui material yang digunakan, sebab bukan bidangnya yang mengeluarkan izin.
Berdasarkan pemantauan, timbunan bahu jalan, perusahaan menggunakan material bekas galian pipa di lapisan bagian bawahnya, lalu lapisan atas menggunakan material tanah bercampur pasir.
Badan jalan Karanja Lembah Kota Palu rusak diduga akibat aktivitas proyek pemasangan jaringan pipa di sepanjang bahu jalan.









Komentar