gNews.co.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tengah menghadapi ujian berat menyusul laporan hilangnya dana nasabah di Kantor Cabang Parigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Meskipun pihak bank telah mengembalikan dana miliaran rupiah kepada korban, ancaman sanksi hukum dan administratif masih membayangi manajemen bank pelat merah tersebut.
Kronologi: Hanya 9 Jam, Ratusan Transaksi Digelapkan
Kasus ini menimpa Hermawati (48), warga Desa Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Saldo tabungan korban yang semula mencapai Rp4,566 miliar tiba-tiba tergerus hingga tersisa hanya Rp700 juta.
Dilansir dari kabarselebes.id, Kuasa hukum korban, Natsir Said, membeberkan fakta mengejutkan: dana senilai Rp3.362.791.588 raib dalam waktu singkat.
Uang tersebut mengalir ke puluhan rekening tidak dikenal melalui hampir 3.000 kali transaksi transfer yang terjadi hanya dalam kurun waktu sembilan jam tepatnya sejak 25 Mei 2026 pukul 21.30 WITA hingga 26 Mei 2026 pukul 07.00 WITA.
“Setiap transfer nominalnya kecil, berkisar Rp7 juta hingga Rp10 juta. Ini pola yang sistematis,” ujar Natsir.
Dugaan Kuat “Orang Dalam”
Yang lebih mencengangkan, kuasa hukum menduga kuat adanya keterlibatan pihak internal bank.
Sebab, sebelum insiden pembobolan terjadi, seorang oknum pegawai BNI Cabang Parigi sempat meminjam ponsel korban dengan dalih membantu mengunduh aplikasi perbankan pada 25 Mei 2026. Korban yang saat itu ditawari program Agen BNI 46, menuruti permintaan tersebut tanpa curiga.
“Klien kami tidak pernah melakukan transaksi apapun di waktu tersebut. Kuat dugaan uang klien kami ‘dikerjain’ sistem. Perbuatan oknum BNI yang mengutak-atik ponsel korban menjadi pintu masuk tindak pidana karena mereka mengganti beberapa data penting,” tegas Natsir saat ditemui, Selasa (9/6/2026).
Atas kejadian ini, pihak kuasa hukum resmi melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulawesi Tengah pada Sabtu (6/6/2026) dengan nomor laporan LP/B/202/VI/2026/SPKT/POLDA SULAWESI TENGAH.
Respons BNI: Dana Dikembalikan, Investigasi Internal Berjalan
Sementara itu, Branch Manager BNI Parigi, Rennie Amborowatie, menyatakan bahwa pihaknya tengah mendalami dan melakukan investigasi internal terkait permasalahan tersebut.
Baca: Miliaran Uang Nasabah Hilang Berakhir di Meja Kompromi? BNI Kembalikan Rp 3 Miliar Lebih








Komentar