Di sektor pendidikan vokasi, Pemprov mengalokasikan Rp27,1 miliar untuk membiayai Uji Kompetensi dan Praktik Kerja Industri (Prakerin) bagi siswa SMK negeri dan swasta. Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan di dunia kerja.
Dukungan Sarana dan Kualitas Tenaga Pendidik
Selain biaya pendidikan dan pelatihan, Pemprov Sulteng juga memastikan kebutuhan dasar siswa terpenuhi. Sebanyak 11.285 siswa kurang mampu menerima bantuan seragam sekolah yang menelan total anggaran Rp6,1 miliar.
Tidak ketinggalan, upaya peningkatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah memberikan beasiswa program pascasarjana (S2) kepada 99 guru sekolah menengah dengan total anggaran Rp1,8 miliar.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar dan mendidik generasi penerus bangsa.
Program BERANI Cerdas ini merupakan bagian tak terpisahkan dari visi besar Sulteng Nambaso (Berdaulat, Adil, Sejahtera, dan Setara) yang diusung pasangan Anwar-Reny.
Pada tahun pertama kepemimpinan mereka, fokus pada perluasan akses dan pemerataan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda.














Komentar