Ia juga mengajak para Abnaul Khairaat untuk meneladani Nabi Muhammad SAW, terutama dalam hal kepatuhan dan ketaatan.
“Manusia yang punya karya di Nusantara ini. Beliau membangun hampir dua ribu madrasah,” katanya.
Jamaludin menambahkan, nilai-nilai agama harus menjadi landasan etika dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk politik, ekonomi, maupun ilmu pengetahuan.
“Seorang politisi dan ekonom bertindak berdasarkan pandangan agama. Demikian pula ilmuwan. Agama itu standar etika,” jelasnya.
Menurut Jamaludin, Guru Tua mengembangkan berbagai misi Alkhairaat dengan berlandaskan pendidikan agama. Karena itu, representasi Guru Tua dalam struktur Alkhairaat tercermin melalui Ketua Utama.
“Kita harus taat dan patuh. Keputusan dalam organisasi berdasarkan musyawarah,” jelasnya.
Ia mengatakan, hasil musyawarah organisasi kemudian disampaikan kepada Ketua Utama sebagai pengambil keputusan tertinggi dalam lembaga Alkhairaat.
“Kita berada dalam samudra atau kapal Guru Tua. Kita ikuti saja, insyaallah kita selamat,” tandas Jamaludin.








Komentar