gNews.co.id,– Dinas Sosial Kabupaten Banggai turun langsung meninjau pelaksanaan dan pemanfaatan bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Simpang Dua, Subdusun I, Kecamatan Simpang Raya.
Peninjauan dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Haryadi Bola, S.H., bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Banggai, Aiya Karim, S.Ag. Kehadiran rombongan disambut Plt. Camat Simpang Raya, Abdurahman Ahmad, S.Sos., bersama jajaran pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan sejumlah fasilitas yang dibangun melalui program bantuan Kemensos RI benar-benar dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.
Adapun fasilitas yang ditinjau meliputi jalan setapak, satu unit Balai Pertemuan Umum (BPU), delapan unit Mandi Cuci Kakus (MCK), serta enam unit sarana air bersih.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat KAT terhadap sarana dan prasarana dasar, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah terpencil.
Pastikan Bantuan Tepat Manfaat sehingga Tim dalam peninjauan lapangan, jajaran Dinsos Banggai melihat langsung kondisi fasilitas sekaligus berdialog dengan masyarakat penerima manfaat.
Haryadi Bola menegaskan, monitoring lapangan penting dilakukan agar bantuan pemerintah tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Yang paling penting adalah bagaimana fasilitas yang telah diberikan ini dapat dijaga, dimanfaatkan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Haryadi Bola.
Menurutnya, pembangunan sarana dasar bagi Komunitas Adat Terpencil merupakan bagian dari upaya pemerintah membuka akses pelayanan sekaligus memperkuat keberdayaan masyarakat.
Disambut Antusias Masyarakat KAT karena saat turun melakukan Peninjauan turut didampingi Pemerintah Kecamatan Simpang Raya dan Pemerintah Desa Simpang Dua yang dipimpin Kepala Desa Abdul Effendi Mandossai, bersama Kepala Dusun Ardi Wijayanti.
Turut hadir Pendamping PKH Marlina dan Pendamping KAT Lisdiawati Sapa, yang selama ini mendampingi masyarakat di wilayah tersebut.
Kedatangan jajaran Dinas Sosial disambut antusias masyarakat, di antaranya Ketua Kelompok Masyarakat Kompanga, Jonathan, serta Ketua Adat KAT, Agung Palinyo.
Bagi masyarakat, keberadaan jalan setapak, BPU, MCK dan sarana air bersih menjadi fasilitas penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus memenuhi kebutuhan dasar.
Dinsos Banggai menegaskan, keberlanjutan program pemberdayaan KAT membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, pendamping, tokoh adat hingga masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memastikan bantuan pemerintah tidak hanya hadir sebagai fasilitas, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Komunitas Adat Terpencil di Kabupaten Banggai.(DQ74).













Komentar