Universitas Negeri Padang Gelar FANCY 2026 Rastono Sumardi Dipercaya Jadi Juri Lomba Baca Puisi

gNews.co.id,- Pegiat sastra sekaligus kreator literasi asal Kabupaten Banggai, Rastono Sumardi, S.Pd., M.E., dipercaya menjadi juri Lomba Baca Puisi Berbahasa Indonesia dalam ajang Foreign Language Competition (FANCY) 2026 yang diselenggarakan Unit Kegiatan Bahasa Asing (UKBA) Universitas Negeri Padang (UNP).

Kepercayaan tersebut tertuang dalam surat resmi Unit Kegiatan Bahasa Asing Universitas Negeri Padang Nomor: 030/UN35.10.2.1/KM/PhFANCY/UKBA/UNP/V/2026, tertanggal 23 Juni 2026.

Dalam surat tersebut, Rastono Sumardi diundang untuk menjadi juri Lomba Baca Puisi Berbahasa Indonesia. Proses penilaian dilaksanakan secara daring dengan materi berupa rekaman video pembacaan puisi yang dikirimkan oleh para peserta.

Penilaian dijadwalkan berlangsung pada 1–8 September 2026.

Penunjukan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kiprah Rastono Sumardi dalam bidang sastra, literasi, serta pengembangan konten kreatif berbasis digital.

Selama ini, ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan puisi, musikalisasi puisi, literasi, dan pengembangan media sastra.

Rastono tercatat pernah menjadi pembicara (speaker) dalam International Online Seminar on Poetry di Padang pada 2025 dan 2026. Ia juga aktif berkolaborasi dalam produksi pembacaan dan musikalisasi puisi bersama para penyair dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya dari Sulawesi, Jawa, dan Sumatera.

Melalui berbagai kolaborasi tersebut, ratusan karya puisi telah diproduksi dan dipublikasikan melalui platform Banggai Kreatif serta disebarluaskan melalui media radio streaming.

Selain itu, Rastono dipercaya sebagai Penanggung Jawab Konten Sastra dalam program Apresiasi Sastra Nusantara yang disiarkan secara rutin setiap minggu melalui Radio Suara Padodohi 107.7 FM, baik melalui siaran analog maupun streaming.

Aktivitas pengembangan media sastra juga diwujudkan melalui pengembangan dan pengelolaan Radio Sastra Bonua Sastra dan Radio Sulawesi, yang menjadi ruang bagi penyair dan kreator sastra untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat melalui media digital.

Tidak hanya di bidang sastra dan literasi, Rastono Sumardi juga memiliki pengalaman dalam bidang inovasi pemerintahan. Ia tercatat sebagai Pemenang I Innovation Government Award (IGA) 2022 di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari kiprahnya dalam memadukan literasi, teknologi digital, inovasi, dan kreativitas untuk menghasilkan karya sekaligus membangun ruang kolaborasi yang dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Keterlibatan Rastono sebagai juri FANCY 2026 diharapkan dapat semakin memperluas jejaring kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia pendidikan, komunitas sastra, serta para kreator dari berbagai daerah.

Bagi Rastono, sastra tidak hanya berkaitan dengan rangkaian kata, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kepekaan, menyampaikan gagasan, serta mempertemukan manusia dari berbagai latar belakang melalui bahasa dan karya.

Kepercayaan dari Universitas Negeri Padang tersebut sekaligus menjadi momentum bagi putra daerah Banggai untuk turut berkontribusi dalam memberikan apresiasi dan penilaian terhadap karya generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan sastra.(DQ74)

Komentar