Fasilitasi Mediasi Vendor Batui Rahmad Afandi Tegaskan PT PAU Evaluasi PT BBS dan Hati-Hati Pilih Rekanan

gNews.co.id,- Pihak PT Panca Amara Utama (PAU) mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi proses mediasi terkait aksi protes dan tuntutan warga masyarakat Batui mengenai pembayaran bahan material serta upah tenaga kerja lokal, Sabtu (03/10/2026).

Dalam dinamika yang terjadi di lapangan, persoalan pembayaran tersebut berakar dari kerja sama antara pimpinan proyek, yakni perwakilan PT Berca Buana Sakti (BBS), Sobar Juanda, dengan pihak ketiga yaitu CV Adriyanto.

Pihak CV Adriyanto inilah yang sebelumnya melakukan perekrutan tenaga kerja serta pengadaan bahan material dari para vendor dan pekerja lokal.

Perwakilan PT BBS, Sobar Juanda, mengklarifikasi bahwa seluruh kewajiban pembayaran dan tagihan terkait pekerjaan tersebut sebenarnya telah diselesaikan atau dibayarkan secara penuh oleh pihak PT BBS kepada CV Adriyanto pada bulan Mei 2026 lalu.

Menanggapi situasi ini, PT Panca Amara Utama (PAU) menegaskan posisi perusahaan yang bertindak murni sebagai mediator guna membantu menyelesaikan perselisihan antara warga/vendor lokal dengan pihak kontraktor.

Ditemui usai kegiatan mediasi, perwakilan PT PAU, Rahmad Afandi (ER & S PT PAU), menyampaikan bahwa pihak perusahaan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kemitraan PT BBS.

Pihak perusahaan akan melakukan evaluasi kepada pihak BBS. Ke depannya, seluruh bentuk kerja sama dengan pihak ketiga harus memprioritaskan verifikasi keabsahan serta legalitas CV/perusahaan rekanan.

Hal ini penting untuk menjaga dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini di kemudian hari,” tegas Rahmad Afandi.

Proses mediasi yang berlangsung secara kondusif ini turut disaksikan oleh unsur jajaran aparat keamanan setempat (Polsek dan Koramil Batui) serta perwakilan vendor lokal, termasuk Ujang, dan tokoh masyarakat setempat.

Melalui kesepakatan notulensi mediasi ini, diharapkan dapat memberikan kepastian serta jalan keluar terbaik bagi seluruh pekerja dan vendor lokal di Batui.(DQ74).

Komentar