Salah satunya melalui peningkatan kemampuan pemerintah dan masyarakat, serta para tokoh agama untuk terus mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat jika terjadinya bencana di Kota Palu.
“Salah satu langkah antisipatif aktif yang bisa dilakukan yaitu memaksimalkan peran para tokoh agama untuk terus terlibat dalam upaya kesiapsiagaan pada tahap prabencana dengan memanfaatkan berbagai kelebihan dan kedekatan para tokoh agama dengan umatnya. Khususnya dalam memenfaatkan data dan informasi, serta berbagai dokumen kebencanaan yang ada, untuk disimulasikan dan di uji coba implementasi dalam kehidupan keseharian kita,” jelasnya.








Komentar