Lebih lanjut, ia menekankan perlunya Indonesia menyusun Peta Jalan Eksplorasi Helium Nasional sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya strategis.
Dalam konteks itu, Sesar Palu-Koro dan Teluk Palu layak dipertimbangkan sebagai lokasi proyek percontohan (pilot project) eksplorasi helium nasional karena karakter geologinya yang unik dan kompleks.
“Indonesia tidak akan pernah mengetahui apakah memiliki sumber daya helium apabila tidak pernah mencarinya,” katanya.
Menurut Andika, sejumlah penelitian telah menunjukkan adanya migrasi gas pada sistem Sesar Palu-Koro. Itu merupakan dasar ilmiah yang cukup untuk memulai survei.
“Jika hasilnya tidak menunjukkan potensi ekonomi, kita tetap memperoleh data geologi yang sangat berharga,” jelas Andika.
Oleh sebab, katanya, apabila ditemukan indikasi helium, Indonesia berpeluang memiliki sumber daya strategis baru yang dapat mendukung industri berteknologi tinggi di masa depan.
Ia berharap usulan tersebut dapat menjadi bagian dari agenda riset strategis nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi perubahan rantai pasok global yang semakin bergantung pada mineral dan gas bernilai tinggi.
Baca: Andika: Hentikan Wacana Pembubaran MBG, Evaluasi Berbasis Dampak Bukan Prosedur













Komentar