Longki menekankan bahwa kekuatan utama Partai Gerindra terletak pada persatuan dan soliditas kader. Ia meminta seluruh jajaran untuk mengesampingkan kepentingan pribadi yang berpotensi memecah konsentrasi perjuangan partai.
“Kita adalah satu tubuh, solid, tidak terpecah, dan bekerja dengan ketulusan mengabdi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Longki menyebut Rakerda awal tahun 2026 ini sebagai garis start menuju kemenangan yang bermartabat di Pemilu 2029. Ia mengingatkan agar setiap keputusan yang dihasilkan tidak berhenti sebagai dokumen, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat.
“Rakerda ini bukan akhir, tetapi awal langkah besar Gerindra Sulteng untuk terus bergerak, berdampak, dan menjadi keberkahan bagi rakyat,” jelas Longki.














Komentar