‘’Makanya saya datang ke sini, mengajak Perusda untuk melihat pembuatan kapal tongkang. Perusda mesti memiliki kapal tongkang sendiri kan itu peluang bisnis juga. Perusda jual jasa angkutan juga selain tata kelola galian C,’’ katanya.
Kapal tongkang yang dibutuhkan yaitu 230, 250 dan 300 fit. Selain itu, Sulteng juga akan memasan kapal Roro untuk menyiapkan distribusi pangan hasil Sulteng ke Kalimantan (IKN).
“Sulteng akan menjawab permintaan Presiden Jokowi yaitu sebagai wilayah penyangga pangan, Sulteng akan memiliki one stop service pangan yaitu komoditi, pasar dan angkutan,” tandas Gubernur Cudy. BB














Komentar