5. Lakukan pemadatan setiap lapis agregat sampai benar-benar padat menggunakan alat pemadat seperti combination vibratory roller. Pada lapisan agregat yang telah dipadatkan dilakukan pengujian dengan alat sand cone. Kepadatan lapisan agregat harus sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan.
6. Semprotkan lapis resap pengikat (prime coat) dengan menggunakan asphalt sprayer secara merata pada permukaan agregat.
7. Hamparkan campuran aspal di atas permukaan yang telah dilapis dengan resap pengikat (prime coat) baik menggunakan alat penghampar atau secara manual, campuran aspal yang ditebarkan harus sama atau setara dengan lapisan aspal di sekitar lokasi penambalan (patching) kecuali diperintahkan berbeda oleh direksi pekerjaan.
8. Padatkan campuran aspal dengan combination vibratory roller atau dengat alat lain yang disetujui direksi pekerjaan
9. Bersihkan tempat pekerjaan dari sisa-sisa pekerjaan agar tidak mengganggu atau membahayakan para pengguna jalan
10. Demobilisasi alat-alat pekerjaan dan para pekerja.


Penulis | MAHBUB








Komentar