Hal ini penting dilakukan, supaya ada tindakan pencegahan dan antisipasi di kemudian hari.
“Standar keselamatan intinya. Agar kedepan tidak ada lagi kejadian begini-begini. Sebagai perwakilan Polri di daerah, saya percaya Polda Sulteng akan bekerja secara profesional mengusut peristiwa di Morowali. Apa sebenarnya yang terjadi sehingga ada ledakan,” ujar ART.
Bila ditemukan ada unsur kelalaian perusahaan dalam peristiwa nahas itu, ART meminta perusahaan untuk diberi sanksi sesuai aturan ketenagakerjaan. Supaya ada efek jera dan juga pembelajaran bagi perusahaan lainnya.
ART mengaku tidak anti investasi. Silakan investor datang berinvestasi di Sulawesi Tengah. Yang penting syarat-syarat administrasi dipenuhi dan komitmen terhadap pemberdayaan lokal, ART menjamin kehadiran investor akan diterima dengan tangan terbuka.
“Terkait peristiwa nahas di dapil saya ini, saya akan memintaterutama Komite I mengundang pihak-pihak terkait. Perlu digelar rapat dengar pendapat. Supaya ada masukan dan saran konkrit terhadap perusahaan yang masuk berinvestasi di Sulawesi Tengah,” ungkap ART.
Selain itu, ia juga berharap kepada pemerintah daerah untuk mengawal dan mengawasi pasca kejadian. Terutama pemberian santunan kepada keluarga korban meninggal, serta penanganan korban luka-luka.
“Supaya jangan ada dua kali derita. Kepada pihak-pihak terkait yang ada di daerah, tolong diperketat penanganan pasca kejadian. Saya tidak ingin dengar ada hak keluarga korban tidak dipenuhi. Begitu pun korban yang sedang dirawat, tolong dipenuhi hak-haknya,” tandas senator ART mengingatkan.
Baca: ART Gugat Yenny Rantung dan Pengacaranya Rp35 Miliar, Amerullah: Klien Kami Sangat Dirugikan








Komentar