Hingga berita ini diturunkan, pertandingan dengan Paraguay unggul 1-0 atas Turkiye, namun mereka harus bermain dengan 10 pemain.
FIFA dan IFAB telah sepakat memasukkan gestur menutup mulut sebagai pelanggaran keras yang dapat berbuah kartu merah langsung.
Aturan ini berlaku secara resmi mulai Piala Dunia 2026 dan akan menjadi perhatian ketat bagi para pemain di seluruh kompetisi internasional.
Kontroversi pun tak terhindarkan. Sejumlah pihak menilai aturan ini terlalu ekstrem, sementara yang lain mendukungnya sebagai langkah maju dalam memberantas diskriminasi di sepak bola.
Satu hal yang pasti, Miguel Almirón telah mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai korban pertama dari aturan yang lahir dari polemik rasisme di Eropa.
Baca: Erdogan Sebut Kegagalan Ronaldo di Piala Dunia 2022 Akibat Korban Politik Pihak Tertentu








Komentar