gNews.co.id,- Dalam upaya memastikan ketersediaan dan pemerataan air bagi lahan pertanian, jajaran Koramil 1308-06/Lamala menghadiri rapat koordinasi penggunaan air pertanian di wilayah Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, Selasa (15/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA di ruang pertemuan Kecamatan Masama tersebut membahas mekanisme pembagian air bagi para petani, khususnya di Desa Eteng, Desa Padangon, dan Desa Minangandala.
Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa melalui Danramil 1308-06/Lamala diwakili Serka Haswin Dahlan turut hadir dalam rapat bersama unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, koordinator pertanian, koordinator pengairan, pemerintah desa, serta para ketua kelompok tani.
Turut hadir Camat Masama Hidayat Dullu, S.Sos., M.H., Kapolsek yang diwakili Aiptu I Ketut Suardika, Sekcam Masama I Gusti Ngurah Suprianto, S.STP., Koordinator Pertanian Kecamatan Masama H. Ramli Ukkas, S.Pt., Koordinator Pengairan Kecamatan Masama I Kadek Ramli, Kepala Desa Minangandala Iksan Latugo, Kepala Desa Simpangan Asrul Sani, S.H., serta perwakilan kelompok tani.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas pembagian air secara bergiliran agar kebutuhan pengairan sawah masing-masing kelompok tani dapat terpenuhi secara adil. Kesepakatan ini sekaligus diharapkan dapat mencegah terjadinya persoalan antarpengguna air di lapangan.
Hasil rapat menyepakati dua mekanisme pembagian air. Pertama, pengguna air sesuai giliran mendapatkan perputaran waktu selama lima hari antar desa. Kedua, bagi petani yang menggunakan alkon (pompa air) diberikan giliran penggunaan selama tiga hari.
Serka Haswin Dahlan menyampaikan bahwa kesepakatan tersebut perlu dipatuhi seluruh pihak demi kepentingan bersama, terutama dalam menghadapi kondisi musim panas yang berdampak terhadap ketersediaan air untuk pertanian.
Kita berharap kesepakatan ini dapat terus dilaksanakan dan dipatuhi bersama. Pembagian air harus dilakukan secara adil agar kebutuhan persawahan masing-masing kelompok tani dapat terpenuhi,” ujar Serka Haswin Dahlan mewakili Danramil 1308-06/Lamala.
Menurutnya, kehadiran unsur TNI dalam koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membantu pemerintah dan masyarakat mencari solusi terhadap persoalan pengairan pertanian.
Ia menambahkan, kondisi cuaca panas yang terjadi tidak hanya dirasakan di Kabupaten Banggai, tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia, sehingga pengelolaan sumber daya air untuk pertanian perlu dilakukan secara tertib dan terkoordinasi.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan pembagian air sesuai jadwal sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan kebutuhan para petani dapat terlayani secara maksimal.(DQ74).








Komentar