Belum ada Multiplier Effect Pertumbuhan Ekonomi Sulteng: Pemda Didorong Bangun Rantai Pasok Industri Lokal

Menurut Andika, pengusaha Sulteng tidak boleh hanya menjadi kontraktor, pedagang, atau penyedia jasa umum.

Mereka harus didorong menjadi pemilik pabrik komponen, perusahaan fabrikasi, industri kimia pendukung, perusahaan logistik, perusahaan teknologi industri, dan berbagai sektor strategis lainnya.

Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu juga harus diarahkan menjadi pusat pengembangan industri komponen, inovasi teknologi, dan inkubasi perusahaan lokal yang menjadi bagian dari rantai pasok industri nasional.

“Ukuran keberhasilan industrialisasi bukan hanya jumlah smelter atau besarnya investasi yang masuk. Ukuran keberhasilan sesungguhnya adalah ketika semakin banyak kebutuhan industri dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan Sulawesi Tengah sendiri,” tegas Andika.

Ia menegaskan, industrialisasi yang berkelanjutan bukan hanya membangun pabrik, tetapi membangun ekosistem ekonomi yang mampu menciptakan perusahaan-perusahaan lokal baru, memperluas lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, dan memastikan nilai tambah tetap berputar di Sulteng.

“Industrialisasi sejati adalah ketika setiap investasi baru melahirkan ratusan perusahaan lokal baru. Di situlah kekuatan ekonomi daerah benar-benar terbentuk,” ungkapnya.

Baca: Ada Helium di Balik Sesar Palu-Koro? Penting untuk Pembuatan AI

Komentar